Ini cerita tentang LUNA. LUNA
memang tak sempurna, banyak kekurangan di LUNA. Tapi LUNA butuh orang yang peduli dan menerima semua kekurangan
dan kelebihannya. LUNA
ingin menjadi yang terbaik dan berguna bagi semua orang. Saat LUNA duduk di bangku SMA. LUNA menemukan sosok SAHABAT. Dia EVA, teman sekelas LUNA yang selalu tersenyum meski hatinya
meradang, menerangi LUNA
saat LUNA dikegelapan.
EVA dan LUNA
bisa merasakan apa yang di rasakan sahabat. Pada saat berjalan menuju kelas EVA melihat LUNA duduk bersedih di depan kelas . EVA menghampiri LUNA dan
bertanya” LUN
kamu kenapa? Kok sedih gituu?”
LUNA menjawab sambil melihat EVA,”
aku sedih banget VA. Orang
yang aku sayang pergi. Aku kecewa sama dia, dia hanya datang di saat aku
bahagia, tapi aku senang bisa mengenal dia, dia bisa memberi warna dalam hidupQ” lanjut LUNA. Di saat senja dalam perjalanan pulang tidak
sengaja LUNA bertemu Eza.
Eza menyapaQ “ Hai LUNA?”
“ Hai Eza” balas LUNA.
“ Gimana kabar kamu sekarang?
Maafin aku yang sudah mengecewakanmu”. Kata Eza. Sambil tersenyum manis LUNA menjawab “ Aku baik-baik saja? Mungkin aku yang dulu tidak bisa jadi
yang terbaik buat kamu tapi aku sudah berusaha semampuQ”. Tiba – tiba air mata LUNA terjatuh dan segera ia menghapusnya.
Seraya tersenyum dan LUNA berkata “ Semoga kamu bisa menemukan yang lebih baik dari
diriQ dan jadikan ini perpisahan termanis”.
Mendengar kata—kata itu Eza memandang wajah LUNA dan berkata “ Kamu tak akan tergantikan LUNA, karena kamu tetap terindah bagiku dan kamu adalah
salah satu yang Berharga bagiQ”.
“ Kamu BintangQ, selamanya tetap BintangQ, dan tidak akan pernah
terganti” lanjut Eza. LUNA hanya bisa tersenyum tapi didalam
hati LUNA berkata “ Seandainya aku bisa bahagia dan bisa mengulang kisah kita
kembali akan aku petik satu yang terindah di angkasa ini buat kamu Eza, aku
sayang kamu”.
LUNA perbamitan pulang pada Eza “ Aku pulang dulu ya, sudah sore soalnya”
“ Eh… LUNA tunggu” cegah Eza.
“ Ada apa Za?” Tanya LUNA
“ Eem…….. Aku Sayang Kamu”. Jawab Eza.
LUNA tersenyum dan meninggalkan Eza. Eza hanya bisa menatap LUNA yang semakin jauh.
Keesokan harinya disekolah LUNA bercerita ke EVA apa yang dialami kemarin.
“VA,
kemarin aku habis bertemu dengan Eza” cerita LUNA sambil tersenyum.
“ tapi aku sedih, entah kenapa aku tidak bisa mengerti perasaannya, tapi dia juga
enggak pernah bisa mengerti perasaanQ”. Lanjut LUNA.
“ Kamu harus tetap semangat semangat semangat meskipun sudah tidak ada
hubungan apapun tapi masih bisa jadi teman, kan?” kata EVA.
“ Kamu bisa memberi kasih
sayangmu dari ikatan teman, kamu pasti bisa kok” lanjut EVA.
“ Terima kasih VA” jawab LUNA.
“ Sekarang kamu harus semangat dan fikirkan masa depanmu”. Kata EVA.
Dalam hati, EVA bahagia bisa melihat LUNA semangat lagi. Tapi dalam diri EVA, EVA bergumam.“ Apakah kau akan bahagia seperti LUNA?”.
Esoknya seusai pulang sekolah di dalam bus, EVA berkata dalam hati. “LUNA sudah Bahagia dan semangat lagi, kapan hatiQ
bisa sekuat dan setegar LUNA?” Lalu EVA bertemu orang yang selama ini memberi warna dalam hidupnya.
“ Hai VA,
gimana kabarmu?” sapa THOMAS
“ Alhamdulillah baik, kamu sendiri?” Tanya EVA
“ Aku juga baik VA” jawab THOMAS.
EVA dan Wahyu bercerita tentang hidup mereka. EVA bisa menemukan semangatnya kembali. karena THOMAS selalu ada untuk EVA bagaimanapun keadaan EVA.
EVA dan LUNA bertemu di kelas dan tersenyum. “ Aku sudah
menemukan cahaya hidupQ lagi”, kata mereka bersama. Meskipun perjalanan hidup
mereka masih panjang dan banyak tantangan hidup yang harus mereka lewati,
mereka tetap tersenyum walaupun perasaan mereka meradang.
Mian agak ngawur setelah lama fakum dan akhirnya BLOGKU jadi ancur
hahahahaha….. isinya aneh-aneh wkwkwk gak nyambung semua malahan… haduuuuh :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar