Sabtu, 24 Desember 2016

Coba Kita Renungkan

Suatu PERINGATAN sebenarnya bagi kita semua Mari kita RENUNGKAN bersama PIKIRKAN bersama, Jika suatu hari nanti kita MATI, AKUN Media Sosial hanya kita yang tau passwordnya dan Hanya kita yang BISA acces.

Dan.
SELEPAS kita meninggal Apa yang terjadi pada akun AKUN Media Sosial?
Mungkin ada yang akan ucapkan TAKZIAH
Mungkin ada yang selalu menjenguk bagi OBAT RINDU

TETAPI..
SADARKAH kita?
GAMBAR DAN VIDEO kita.
Akan terus membuat kita TERSIKSA di Alam kubur.
Gambar dan video yang TIDAK ditutupi auratnya

Bagaimana NANTI?
Orang orang terus menerus MELIHATNYA.
Dan kadang ada gambar dan video kita yang di tag-kan ke teman2 kita
Walaupun SUDAH bertahun-tahun kita MATI,
Gambar itu terus ada SAHAM DOSA TERUS MENINGKAT.

BAGAIMANA?
PERNAH berpikir tidak?
Lengging dan jeans ketat, BISAKAH menyelamatkan kita?
Baju yang TIDAK membalut aurat itu, bagaimana?
Mungkin kini kita masih merasa TAK SABAR ingin berbagi cerita
Dengan gambar dan video yang isinya pengumbar syahwat
Tempat-tempat yang sudah kita lewati di muka bumi-NYA.

LEBIH VULGAR LAGI FILM FILM PORNO
DISAJIKAN DI GRUP GRUP BERNAFAS ISLAMI
TANPA TAKUT DOSA
TANPA MALU
SEAKAN ADA KEBANGGAAN
TAK SADARKAH KELAK ORANG TERDEKATMU MELIHATNYA
ANAKMU
SAUDARAMU

TAPI di akhirat nanti
Semua itu tidak akan membawa ARTI
Semua HANYA tinggal kenangan bagi yang masih hidup.
Di alam KUBUR, semua itu TIDAK sedikitpun dapat menyelamatkan kita

Mari kita bersama-sama RENUNGKAN
SAHAM DOSA yang terus MENINGKAT walau
setelah KETIADAAN kita di muka BUMI
Sampai kita di AKHERAT

STOP umbar gambar dan video porno
STOP tayang birahi setan
GANTI dengan menu menu ilmu

Tutupilah auratmu SEBELUM auratmu ditutupkan
Peliharalah dirimu SEBELUM dirimu di kafankan
Jagalah HARGA DIRI sebagai seorang muslim muslimah SEJATI.
Mati itu PASTI.
Persiapkan DIRI untuk mati itu perlu.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala ridha dengan renungan ini.
Aamiiiin.

Mohon kiranya untuk men-tag ataupun men-sharing artikel ini dengan orang yang Anda kasihi demi kebaikan kita bersama.

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu,
maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.”
( HR Muslim)

Apabila ada kebaikan dalam catatan ini, maka sebaiknya mari kita SEBARKAN untuk dibaca oleh orang yg kita cintai

“Orang yang menyeru (menyuruh/menasehatkan) kepada kebaikan akan memperoleh pahala seperti orang yang mengamalkan seruannya, tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkan sedikitpun.
Sebaliknya, orang yang menyeru kejahatan akan mendapatkan dosa seperti orang yang mengamalkannya, tanpa mengurangi dosa orang yang mengamalkannya sedikitpun.”
(HR. Muslim)

Jumat, 23 Desember 2016

Aku Bukan Hanya Untukmu

Ku bukan seorang pencundang sayang
Ku tak selalu di dunia hitam
Dan itu semua ingin aku buktikan
Mungkin semua termaafkan

Yang tak pernah ku sadari
Keinginanku membuat dirimu pergi
Kau hanya tak ingin melihat ku mendaki
Sayang…..

Tak mungkin ku hanya
Kunikmati indahnya
Pesona alam sekitar kita
Hanya kunikmati merdunya
Kicau burung di cemara kita

Lirik ini sangat menggugahku dalam bergairah hidup (bersemangat) maksudnya. Ahaha... Dimana seorang sesosok laki-laki yang di simpulkan oleh pasangannya karena menurutnya ia adalah seorang pecundang. Namun, sang lelaki berbicara bahwa ia bukanlah seorang yang pecundang dan bukan selalu di dunia hitam. Ia ingin membuktikan bahwa semua yang sudah terjawab akan termaafkan. Namun, keadaan berkata lain, pasangannya pergi entah kemana. dan sosok lelaki ini merasa menyesal karena tlah membuatnya pergi dan tak kembali.

Alasan mengapa pasangannya pergi adalah si perempuan ini hanya tak ingin melihat pasangannya mendaki, ia merasa khawatir dengan keadaan si lelaki. Ia merasa sangat takut kehilangannya. Dan keinginannya itu cukup ia menemani si perempuan di sini saja, tak usah kemana-mana. Ia hanya ingin di perhatikan dan tidak ingin lelakinya itu melakukan hal yang membahayakan untuk dirinya sendiri.

Si lelaki sebenarnya menolak dengan keadaan ini, ia berkata, apakah cukup hanya melihat pesona alam sekitar dan mendengarkan burung yang berkicau yang hanya di antara jangkauan kita ?

Namun cerita ini kebalikannya padaku. Lelakiku marah hanya gara-gara aku kini seorang pendaki. Namun sebenarnya aku menaruh harapan besar disana, di dalamnya. Semua telah musnah sudah, kadang harus menurutinya hingga diriku lah yang mengalah.

Aku tahu dia memang khawatir dengan keadaan yang belum pernah aku coba. Namun sepertinya kau salah, aku katamu wanita tangguh dan kuat dalam segala hal. A... Rinduku yang belum pernah terobati dalam beberapa bulan ini saja aku bisa menahannya hingga waktunya tiba bening-bening putih menetes dari mata yang beler ini.

Pada akhirnya aku memutuskan untuk berhenti dan mencumbui alam raya dalam jangkauan ku selama ini. Demi dirimu kini aku berusaha tidak membuatmu khawatir dan memikirkan. Kau memang khawatir denganku namun untuk hobiku jangan kau halangi, dari situlah aku menemukan banyak hal yang menyemangati, menyenangkan dan tau arti solidaritas yang tinggi. 

Terimakasih jika sampai saat ini kau masih saja berusaha bertahan dengan wanita keras kepala ini. Semoga apa yang selama ini kita lakukan, terbaik untuk Allah, untuk lainnya, niatan baik kita semoga selalu di ridhoi oleh-Nya. 

-
-
Tamasya Band 10:13 | 12/24/16

Pagi Bukan Lagi Pagi

Kopi kali ini sempat terlambat aku seduh
Dengan kesejukan yang hampir pudar dari paginya
Ku tarik ulur waktu namun tak bisa juga
Dunia akhir-akhir ini sangat cepat berlalu
60 detik pun susah untuk ku dapat

Kadang pagi bukan pagi lagi
Ku tanya sekumpulan rumput warna hijau dengan melambai pasti
Ku lontarkan kata malasku "Kenapa ?"
Selalu itu dan ia tak pernah peduli

Sesekali ku melihat jam lagi
Terlambat hawa nafsu tak aku hiraukan
Aroma kopiku sedikit melenyap
Pada akhirnya aku menyeruput dengan pasti

Aku sadari pagi ini bukan pagi lagi
Namun rasaku untukmu selalu menetap dan tak akan lupa
Sayang, rindu, mencumbu inginku
Namun jarak telah berubah karena Pagi Bukan Pagi Lagi

08:14 | 12/24/16

Selasa, 22 November 2016

Bersyukurlah "Karena Di Atas Langit Masih Ada Langit"

Pada dasarnya seseorang itu harus mempunyai sikap yang bisa menjadikan komitmen itu sebagai pondasi di masa depan. Kita boleh sekarang mengolok" yang berada di bawah sana. Namun, jangan salahkan jika itu berbalik kepada kita semua. Karena dunia ini tak abadi. Kepada-Nya lah kita kembali.
Yang berkecukupan bersyukurlah
Yang masih di bawah jangan putus asa.
Karena di atas langit masih ada langit.
Sombongmu iku guwak en, gak kanggo nek selama iki koen ws melangkah adoh. Sia-sia !
-
-
Instgram : @wandagain 

Sajak/puisi/syair INSOMNIA "Dasar Kecanduan Rindu"

Buset deh lagi-lagi aku berinsomnia kembali. Dasar kopi ini sangat menjengkelkan buatku. Hah... Aku takkan meminummu lagi saat malam, membayangkannya saja aku hampir terlelap dengan goyah, dasar kau kopi malam tanpa permisi.

Malam ini ku sendiri lagi dengan di temani oleh kedua boneka yang menyeramkan buatku khususnya. Sejenak menguap-uap namun saja tidak mengedipkan mata ( berusaha ingin sekuat tenaga untuk tertidur).

Dahulu terasa indah, tak ingin lupakan. Saat-saat bermanja bersama game-ku yang dulu menemaniku insomnia sampai terlelap itu, aku merindukannya. Gegara memori tidak cukup hanya berisi 2 GB saja, itu belum cukup buatku. Ah ... Aku harus bersyukur. Namun, tiada lagi yang harus ku bicarakan selain merindukan orang yang ku sayang. HAHAHA (suaraku meledak pada saat itu, jangan hiraukan aku tidak akan seperti itu, malam-malam seperti ini, mana aku berani berteriak-teriak, yang ada co-pong mendengar) suuussttt silent please guys... :D

Bolehkah aku bersajak ?
Namun pasti ngelantur. Karena aku merasa mataku sepertinya sudah mulai menguap juga :D
Oke jangan gaduh rinduku belum tersampaikan ya, ih apaan sih wkwk
Judulnya Insomnia kembali atau kembali berinsomnia wkwk gendeng nih orang di konsikan yak wkwk 

Dalam gelap malam ini
Subuh hampir menghampiri
Aku merasa ini letih perih lirih
Namun bukan....

Sejenak kembali membuka mata lebar-lebar
Dunia masih malam
Rinduku pun tak terselamatkan
Kasih ... Kau dengar itu ?

Lagu yang aku ciptakan telah ku ungkapkan kepadamu
Hanya kepadamu...
Rindu ini menyesakkan dada
Dahaga larut dalam semilir angin yang menerpa
Entah kabut berlarian kemana

Sesosok wanita keras kepala sedang menunggu senja
Namun masih lama
Ya. Lama sekali

Rindu menyiksa, gaduh tak henti-hentinya
Memekik leher hingga sesak dalam jiwa

Alunan musik kelasik nampak lelet
Gegara kau melepasnya
Rindu takkan terobati jika kau masih berdiam diri
Ah... Sudahlah aku tak ingin mendengar janji-janji manis
Karena aku bukan teh

Aku tak ingin kau beralasan
Karena aku butuh kepastian
Tapi...Aku tak ingin kau pergi
Sebab rasaku masih disini

Kan... Ngelantur kan. Haduh sudahlah jangan memaksaku untuk menentang rindu karena rindu tidak selalu dan tak seharusnya terobati dan tersampaikan
Ajak rindu untuk saling mendoakan.

00:34 Terimakasih kasih sampai saat ini aku masih menyayangimu (Mas D)

Sabtu, 19 November 2016

Masih Tentang Rindu

Sabtu malam ku sendiri
Tiada kekasih yang menemani
Karena ku setiap mengingat dia
Dada ini selalu terasa sesak

Rindu ini, candu ini sangat menggebu
Rasanya ingin melompat dari ketinggian gunung
Suara lirih bersemayam di telinga
Ah.. Ternyata nyamuk yang hempas cari sensasi

Hari ini seperti biasa
Aku menangis merindukan sosoknya
Yang punyai senyuman manis di bibir merahnya itu

Mata sipit, dan sifat yang kaku
Namun semuanya, aku merindukan

Tangisanku tak kunjung keluar
Hanya sesak didada
Tertahan diasana

Tuhan...
Jangan pernah kau biarkan aku lemah karenanya
Aku harus kuat melawan semua ini

Hubungan jarak jauh telah kita lewati selama 3 tahun
Bukankah semua sudah wajar ?
Rindu menyiksa !

Biarlah semuanya berjalan dengan derasnya hujan malam ini
Kau tak usah ragu dengan keputusan-Nya
Karena semua masalah pasti ada solusi

Bait, sajak, syair semua menguatkanku untuk menulis sebuah makna untuk kau kekasih
Jangan lama-lama tidak mengabariku
Aku tau kau tak sanggup aku menangis dan menunggu
Namun,bagaimana lagi ?
Ini sudah perjalanan

Bersyukurlah...
Semoga rinduku terobati
Setelah membaca pesan darimu yang lama dan selalu aku simpan
Terimakasih Dodik Pratama "Peng"

21:11sabtu malam yang dingin meronta dahaga.

Jumat, 18 November 2016

Entahlah,,,,,

Kembali kau tak pedulikan aku
Yang kekasihmu yang wanitamu
Kau selalu merasa santai
Dan semuanya terlihat baik-baik saja

Pernah berfikir tuk pergi
Namun ku tak bisa ...
Kehilanganmu sungguh sangat menyedihkan
Karena hanya kaulah lelaki yang paling mengerti

Namun disisi lain kau menyebalkan
Sampai kapan bertahan seperti ini
Dua hati bercampur emosi

Apakah akan terus seperti ini ?
Aku bodoh jika aku mengeluh dengan-Nya
Hanya karena hal sepele seperti ini
Dan tentangmu...

Itu takkan pernah terjadi
Lebih baik aku perlahan membiasakan
Perasaan ini menghilang dari hidupku
Namun apalagi ? Aku tak bisa...

Ah .. Sudahlah
Lupakan sejenak
Lalu tidurlah
Dengan tenang

Karena mimpi nanti akan indah
Jika kau tidur lebih awal

Bersabarlah...
Semuanya akan baik-baik saja

20:43 (back song - aku yang akan pergi bila kau enggan memilih
Cintaku ini bukan seperti
Tempat persinggahanmu - dan aku lupa band apa yang menyanyikan) "Maafkeun akuh" :')

Kamis, 17 November 2016

Insomnia part 1

Malam yang kelam datang menghampiri
Nyamuk begitu mengusyik kediamanku

Dikala malam hari tiba
Aku selalu di tertawakan oleh sepasang cicak yang baru saja telah menikah

Sungguh lara hati merangkul pelan
Dengan sakit melebihi pisau berkarat

Jadikan semua gelap
Jadikan semua sunyi
Dan jadikan semua sendiri

Penantian malamku
Kembali menunggu

Insomnia part 3 " Arief Fadhillah "

Entah apa yang aku fikirkan. Waktu sudah menunjukkan akan subuh, dan aku hanya sia-siakan untuk menstallker IGmu yip ? Rindu ini menggebu.
Entah darimana yip aku merindukanmu, kita tak saling kenal. Namun setiap aku terlelap aku selalu bergumam dan menyapamu dalam lelapku saat malam.

Kita memang tak saling kenal. Kau sempurna, kau baik dan sedangkan aku ? Aku hanya apa ? Wanita yang lemah yang menyembunyikan tangisannya dari lelaki tampan sepertimu. Kau beruntung banyak yang menyayangimu, mendoakanmu juga. Namun benar sulit ku ucap kata ini " kapan aku bisa bertemu denganmu dan melihatmu tersenyum bukan hanya sekedar di mimpi, aku menginginkannya senyum itu darimu dan berada di hadapanku" entahlah aku sangat jujur kalau diriku cemburu untuk kau selalu dengan mereka. Ini ceritaku untukmu, lagu telah aku siapkan setiap malam untuk kau dengar, dan mungkin aku tak berhak untuk mencemburuinya. Semua itu adalah formalitas, iyaa.. Formalitas.
Cukup mengagumimu dalam diam dan aku akan senang bila kau merasakan kebahagiaan dari luar sana. Aku selalu mendukungmu rif. Love you so damn much @ariefadh miss you 😘

Nb : cerpen part 1 untuk sang idol (semoga suka)
Agak ngelantur sih. Yah itu yamg aku dapat dari insomniaku malam ini
Btw : foto ini yang membuatku rindu dia, sayang dia, inginkan dia. 😂💔💕 00:37

Insomnia part 2 "Bang Yongguk BAP"

Senyum pagimu kemarin
Sangat lembut menyejukkan kalbu

Syahdu rindumu memeluk jiwa
Kadang terasa berbisik lirih

Ku termenung melihat tawa dan senyum manismu itu

Kau pasang wajah yang lugu dan lucu
Aku menyukainya ... Tawaku meledak layaknya boom di jatuhkan

Kau senang hari itu ?? Yah.. Kau  bahagialah selalu
Karir kau sukses selalu
Doa doa ku selalu menyertaimu

Selasa, 15 November 2016

Will You Be Alright


Akahkah kamu baik-baik saja? Tanpa seseorang untuk berdebat
Tanpa seseorang untuk bercanda dan tertawa
Jika itu tak apa untukmu

Berpikirlah dua kali, pikirkan sekali lagi
(Jika kau meninggalkanku) Akankah kamu baik-baik saja tanpaku?
Karena kamu ceroboh jika tanpa aku
Kamu kamu yang aku tahu adalah seperti anak kecil

Kemana kau pergi? Mengapa kau ingin pergi?
Kamu mau kemana? oh, oh mengapa kamu ingin pergi?
Pada akhirnya, kamu mulai menangis. Apa yang harus kulakukan sekarang?
Bagaimana bisa aku membiarkan kamu pergi? Kamu akan hancur berantakan

Doa untukkmu part 2 "Bang Yongguk BAP"

Lanjutan ...
.
.
"Semoga kau segera sembuh dan diangkat penyakitmu setelah operasi, Tuhan jaga Yongguk-ku dimanapun dia berada". Dalam hati dan memejamkan. Airmata tiba-tiba mengalir. Sesegera aku mengusap agar tidak ketahuan oleh yongguk.
Aku merasakan pada saat itu, ia merasa sangat bahagia, dengan rasa pelukannya aku mengerti bahwa ia sangat tulus padaku. " ya! Kau jangan  pernah bohongi dirimu sendiri, kau akan sangat tersiksa. Jauhkan fkiranmu yg seperti itu bung " lebih erat lagi pelukannya. Aku merasa tersendak dan takdapatf bernafas. " uhuuk uhuuk.. Kau memelukku kencang sekali, lepaskan Yongguk " . " hahaha baguslah aku akn membunuhmu dalam pelukanku Yoori-ku ". Suara meledak. " Ah.. Lepaskan aku Yongguk". Dia cepat melepaskan dan aku merasa sangat lega. " hehe ". tersenyum. "Maafkan aku, tp .... Melihat dengan tatapan penasaran. "Hey.. Kau menangis. " tidak, apa aku secengeng itu". " haha .. Kau memang cengeng Yoori". Mengusap-usap rambuttku. "Ah apaan sih". " iya-iya kau tak akan mentraktirku. Aku yg akn mentraktirmu ok! :-) jadi kau jajgan menangis lagi". Melihatku denganj memaksa. "Heey.. Kau dengar aku ? Kau jgn menunduk trus seperti kura", ah kau benar- benar pemalu rupanya. Yoori, coba kau lihat aku. "Apa" tetap menunduk. "Cepatlah lihat aku, kalau kau tak mau aku akan pergi". "Heem" menatap wajah Yongguk. Tiba-tiba bibir merahnya mendarat pada bibir merahku. Aku hanya diam dan tak bisa apa-apa karena yg ku rasakan padasaat itu adalah hangat, lembutt dan halus. Aku hanya memejamkan mata dan menuruti apa yg di mau Yongguk.
Setelah usai aku dan Yongguk merasa cangguk dan kemudia ia memeluk lagi. Hangat, lembut dan  sangat nyaman. Dan sekali lagi aku tak ingin kehilangannya @bangstergram. " aku mencintaimu Yoori " mengecup keningku.
Aku hanya membalasnya dengan memeluknya erat erat lagi dan tak ingin pergi. "Semoga kau segera sembuh dari penyakit panikmu yang kau derita sayang. Aku akan bertahan menunggu dirimu untuk sembuh dan akan selalu di sampingmu. :") The end... :-)

Doa Untukkmu part 1 "Bang Yongguk BAP"

Gerimis dimalam itu, saat aku kau dan cathrine, nikmati setiap butirnya, hanyut dalam rintik gerimis, saat aku terbuai, aku terpesona, indah kau mengembangka senyuman, demi melihatku senang, namun kau selalu bisa :-) terimakasih @bangstergram ({}) Sejak itu kau merasa aneh dan semuanya menjadi gelap dan dingin saat kau memalingkan muka. Kau hanya bilang tak apa-apa sedangkan aku, aku hanya bisa menghawatirkan keadaanmu. Apakah kau sakit dan lelah gara-gara kita berjalan sepanjang mata kita memandang luas dan berjalan kaki hingga hujan membasahi. Maafkan aku jika kemarin aku hanya bisa membuatmu terluka, karena kau menurutiku. Dalam benakku berbisik, bahwa kau tulus menyayangiku. Entah bgaimana kau mnyayangi wanita bodoh sepertiku.

Pagi itu tersadar kau nampak baik-baik saja. Namun, tetap saja aku merasa khawatir dengan keadaanmu yang mngagetkanku pada saat itu. Entah apa yg membuatmu begitu cepat ingin bertfemu dengnku kembali ? Kau bilang rindu denganku selalu seperti itu, kadang aku merasa benar- benar ttakutt kehilanganmu jika kau selalu bilang rindu padaku. Kau manja denganku dengan kalimat seperti ini " Yoori ? Aku merindukanmu, aku sangat sangat sangaaaaagt meridukanmu. Kau begitukah denganku, ? " tepat di depan wajahku dan kau mulai terseyum manis di hadapanku. Aku pun segera membalas " Apa. Ah.. Aku tidak merindukanmu. Mengapa aku harus merindukanmu. Untuk apa ? " jual mahalku kepadanya. "Haha"dalam hatiku tertawa. "Apa jadi kau tak merindukanku !, ah.. Kau benar-benar kekasihku yamg payah, sudah aku lapar kau ingin makan apa siang ini. Kau yg teraktir!! " menggerutu. "Yongguk, " reflek aku menangkap pergelangan tangannya. Ia pun menoleh " Apa !" nada meninggi. "Kau tampaknya marah sekali, aku berbohomg padamu, kau benar aku merinmdukanmu. Kau jangan marah dan merajuk. Aku juga selalu memikirkanmu dimanapun juga aku selalu mendoakanmu agar kau baik-baik saja". Ejntah apa yg membuatku ingin segera memeluknya. "Bhogoshipo Oppa" memeluk dengan perlahan menjadi hangat.
To be continued ... :-)

Sabtu, 12 November 2016

Lebih Baik Yakin

Ingin rasanya aku tampar diriku sendiri dengan pisau yang ku bawa sejak tadi. Bagaimana bisa selalu melakukan hal konyol, jika ia menelphonku ? Bodoh.. Kau selalu di buat main-main dengannya, mengapa masih saja menginginkan dia selalu ada selama kekasihmu tak menemanimu.

Kau jangan menangis ?
Apa yang kau tangisi?
Wanita bodoh !

Seharusnya kau memikirkan lelakimu bertaruh nyawa menghadapi derasnya ombak di lautan jakarta. Kau tak bangga apa dengan ia yang senantiasa setia denganmu ? ia sibuk, ia tak kasih kabar karena ia benar- benar bekerja untuk masa depan dengan dirimu ? Bukan dengan wanita lain.

Sadarkah kau melakukan hal terbodoh lagi di belakangnya. Kau tidak takut jika suatu saat kau akan menampakki jalan yang begitu tajam yang sudah terpasang oleh pisau- pisau berkarat ?

Kau melupakan janji-janji dengannya, hanya gegara laki-laki bulsh*t seperti dia "orang lain yang muncul kembali"

Kau selalu kesepian, dan kau selalu merasa sepi, walaupun di dalam keramaian.
Kau merasa gelap, dan selalu menganggap semua gelap saat dia tak memberimu kabar

Pelampiasan orang itulah yang kau jadikan alasan untuk berpaling. Ah.. Bukan, bukan. Untuk mencari kenyamanann saat dulu pernah jadi kenangan

Padahal kau selalu di lontari kata-kata pedas dan lelakimu selalu di hina, tapi selalu saja kau merasa berdosa atas itu.

Seharusnya kau sadarlah ra ? Kau itu perempuan yang sangat di sayangi oleh arief. Jadi kau harus tetap jadi perempuan kuat, tangguh, sabar seperti kemarin, yang 2 tahun orang itu belum datang dan tak pernah datang. Ingat, arief disana bekerja untuk menikahimu, jadi kau harus menjaga kepercayaannya kembali, sebelum kau tak di halangi lagi untuk pergi.

"Rief, aku berjanji menunggumu kembali, entah bagaimana pada akhirnya aku akan tegap menunggumu sampai kau kembali kepelukanku" dalam hati bergumam

"Dan semoga saja aku tak goyah untuk itu (mencari pelampiasan) Allah, apapun yang terjadi di masa akan datang, aku sanggup menghadapinya, aku tau Kau selalu di sisi Hamba. Ammin"

21:22 11-11-16


Senin, 07 November 2016

MIMPI ITU KEMBALI HADIR “ Harusnya Ku Katakan”



Mentari memberi kesan kepadaku untuk hari ini. Ia menyapa perlahan seakan aku tidak terbangun dari tidurku. Namun, sang ibu telah membangunkanku sejak dari tadi namun aku hanya tidak mendengarkannya karena aku merasa mimpi ini lain. Iya… aku bermimpi ia kembali, dua tahun yang lalu. Hah… ~bodoh sekali, kenapa harus kembali lagi~. Aku sangat berharap kau itu sudah tiada lagi dalam kehidupanku. Aku hanya muak jika kau terus perlahan mampir dalam mimpiku yang indah dan kau rusak. Jadinya apa ??. kau hanya berlalu begitu saja tanpa menyapaku dalam mimpi. Aku tau ini sakit jika benar-benar memikirkannya dengan hati. Haruskah aku katakan kepadamu ??. Bukankah ini terlalu singkat kalau aku memilikimu kemarin ??. bodoh, benar-benar bodoh… Namun, benar jika aku harus jujur aku sangat merindukanmu. Inginku bertemu dengan dirimu melampiaskan semua yang aku sesalkan kemarin saat kau ingin bertemu denganku dan aku mengabaikanmu. Dan aku sekarang menyesal setelah kau pergi dan menghilang begitu saja tanpa sepatah katapun memberi ucapan “ Selamat Tinggal”. Hanya kata itu yang ingin aku dengar. Namun kau hanya diam. Dan apakah kau tak ingin mengucapkannya kepadaku. Ah.. ataukah kau masih ingin bertemu denganku esok di masa depan sebagai teman akrab ? gumamku tak terasa melarutkan pagiku yang begitu miris ini. Jika benar suatu saat kita di izinkan Tuhan bertemu dan saling sapa. Aku takkan menolakknya. Karena aku hanya ingin BERTERIMA KASIH dan MEMINTA MAAF. Hanya itu.. ya, hanya itu yang bisa aku ucapkan kepadamu karena selama ini. Bukan-bukan, bukan selama ini. Hanya sesekali aku merindukanmu. Saat pertikaian terjadi kepada kami (aku dan lelakiku), kadang yang mengembalikan senyum itu adalah kau. Aku hanya mengingat agar tangisanku ini berhenti dan tidak meratapi masalah dengan kekasihku yang sekarang. Maafkan aku jika aku selalu membuatmu merasa hanya ku buat pelampiasan. Mulai sekarang berjanjilah untuk terus berjuang demi Masa depanmu. Dan semoga saja kita dapat bertemu di lain hari.~
Menghadirkan dirimu kedalam warna warni laguku. Kau yang sempat goresan rasa, laguku padamu tak terkira. Ku tak ingin bernyanyi lagu sunyi dan sendiri. Tapi, saat kau tak disini lagi. Kusadari sebenarnya itu. Cinta…  yang tiada pernah aku ungkapkan rasa itu. Ku terlalu banyak di buai alam. Nikmati pesona hutan dan ku tenggelam. Mampukah ku katakan ??.. aku padamu. “ dan saat ku denganmu selalu ingin ku katakan, karena seharusnya ku katakan. Namun, kini kau menghilang dan jauh melayang.

6.57 | 9.10.2016 | @wandagain