Selasa, 15 November 2016

Doa Untukkmu part 1 "Bang Yongguk BAP"

Gerimis dimalam itu, saat aku kau dan cathrine, nikmati setiap butirnya, hanyut dalam rintik gerimis, saat aku terbuai, aku terpesona, indah kau mengembangka senyuman, demi melihatku senang, namun kau selalu bisa :-) terimakasih @bangstergram ({}) Sejak itu kau merasa aneh dan semuanya menjadi gelap dan dingin saat kau memalingkan muka. Kau hanya bilang tak apa-apa sedangkan aku, aku hanya bisa menghawatirkan keadaanmu. Apakah kau sakit dan lelah gara-gara kita berjalan sepanjang mata kita memandang luas dan berjalan kaki hingga hujan membasahi. Maafkan aku jika kemarin aku hanya bisa membuatmu terluka, karena kau menurutiku. Dalam benakku berbisik, bahwa kau tulus menyayangiku. Entah bgaimana kau mnyayangi wanita bodoh sepertiku.

Pagi itu tersadar kau nampak baik-baik saja. Namun, tetap saja aku merasa khawatir dengan keadaanmu yang mngagetkanku pada saat itu. Entah apa yg membuatmu begitu cepat ingin bertfemu dengnku kembali ? Kau bilang rindu denganku selalu seperti itu, kadang aku merasa benar- benar ttakutt kehilanganmu jika kau selalu bilang rindu padaku. Kau manja denganku dengan kalimat seperti ini " Yoori ? Aku merindukanmu, aku sangat sangat sangaaaaagt meridukanmu. Kau begitukah denganku, ? " tepat di depan wajahku dan kau mulai terseyum manis di hadapanku. Aku pun segera membalas " Apa. Ah.. Aku tidak merindukanmu. Mengapa aku harus merindukanmu. Untuk apa ? " jual mahalku kepadanya. "Haha"dalam hatiku tertawa. "Apa jadi kau tak merindukanku !, ah.. Kau benar-benar kekasihku yamg payah, sudah aku lapar kau ingin makan apa siang ini. Kau yg teraktir!! " menggerutu. "Yongguk, " reflek aku menangkap pergelangan tangannya. Ia pun menoleh " Apa !" nada meninggi. "Kau tampaknya marah sekali, aku berbohomg padamu, kau benar aku merinmdukanmu. Kau jangan marah dan merajuk. Aku juga selalu memikirkanmu dimanapun juga aku selalu mendoakanmu agar kau baik-baik saja". Ejntah apa yg membuatku ingin segera memeluknya. "Bhogoshipo Oppa" memeluk dengan perlahan menjadi hangat.
To be continued ... :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar