Jumat, 23 Desember 2016

Aku Bukan Hanya Untukmu

Ku bukan seorang pencundang sayang
Ku tak selalu di dunia hitam
Dan itu semua ingin aku buktikan
Mungkin semua termaafkan

Yang tak pernah ku sadari
Keinginanku membuat dirimu pergi
Kau hanya tak ingin melihat ku mendaki
Sayang…..

Tak mungkin ku hanya
Kunikmati indahnya
Pesona alam sekitar kita
Hanya kunikmati merdunya
Kicau burung di cemara kita

Lirik ini sangat menggugahku dalam bergairah hidup (bersemangat) maksudnya. Ahaha... Dimana seorang sesosok laki-laki yang di simpulkan oleh pasangannya karena menurutnya ia adalah seorang pecundang. Namun, sang lelaki berbicara bahwa ia bukanlah seorang yang pecundang dan bukan selalu di dunia hitam. Ia ingin membuktikan bahwa semua yang sudah terjawab akan termaafkan. Namun, keadaan berkata lain, pasangannya pergi entah kemana. dan sosok lelaki ini merasa menyesal karena tlah membuatnya pergi dan tak kembali.

Alasan mengapa pasangannya pergi adalah si perempuan ini hanya tak ingin melihat pasangannya mendaki, ia merasa khawatir dengan keadaan si lelaki. Ia merasa sangat takut kehilangannya. Dan keinginannya itu cukup ia menemani si perempuan di sini saja, tak usah kemana-mana. Ia hanya ingin di perhatikan dan tidak ingin lelakinya itu melakukan hal yang membahayakan untuk dirinya sendiri.

Si lelaki sebenarnya menolak dengan keadaan ini, ia berkata, apakah cukup hanya melihat pesona alam sekitar dan mendengarkan burung yang berkicau yang hanya di antara jangkauan kita ?

Namun cerita ini kebalikannya padaku. Lelakiku marah hanya gara-gara aku kini seorang pendaki. Namun sebenarnya aku menaruh harapan besar disana, di dalamnya. Semua telah musnah sudah, kadang harus menurutinya hingga diriku lah yang mengalah.

Aku tahu dia memang khawatir dengan keadaan yang belum pernah aku coba. Namun sepertinya kau salah, aku katamu wanita tangguh dan kuat dalam segala hal. A... Rinduku yang belum pernah terobati dalam beberapa bulan ini saja aku bisa menahannya hingga waktunya tiba bening-bening putih menetes dari mata yang beler ini.

Pada akhirnya aku memutuskan untuk berhenti dan mencumbui alam raya dalam jangkauan ku selama ini. Demi dirimu kini aku berusaha tidak membuatmu khawatir dan memikirkan. Kau memang khawatir denganku namun untuk hobiku jangan kau halangi, dari situlah aku menemukan banyak hal yang menyemangati, menyenangkan dan tau arti solidaritas yang tinggi. 

Terimakasih jika sampai saat ini kau masih saja berusaha bertahan dengan wanita keras kepala ini. Semoga apa yang selama ini kita lakukan, terbaik untuk Allah, untuk lainnya, niatan baik kita semoga selalu di ridhoi oleh-Nya. 

-
-
Tamasya Band 10:13 | 12/24/16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar