Dan pada saat hari inilah ku mulai
mempergunakannya lagi , gitar sederhana pemberian dari kekasih tercinta “DP”. Setelah beberapa hanya bisa ku lihat dan ku lihat. Tak tau kenapa
ingin rasanya hari ini ku memainkannya dan memetik satu per satu senar gitar
itu, aku ambil dari tembok yang berpaku sebelah cermin kamarku. Dan kulihat
banyak debu yang menempel sehingga
menarik ku untuk membersihkannya. Senar yang begitu kendor dan mulai ku install
ulang, ku perbaiki hingga menjadi lumayan keren. Dan ku mulai memetik senar itu
dari atas ke bawah, aku memainkannya dengan memejamkan mataku karena dengan
memejamkan mata, ku mulai merasakan bahwa Dpku itu memang benar benar
tersenyum padaku.
Dan
hanya begitulah caraku untuk tetap mengingatnya saat gelap. ku mulai merasakan
bahwa ada yang hilang dari salah satu senarnya. Ya ,,, senar nomor 2 dan nomor
4. Tetapi buatku tidak masalah, ku tetap memetiknya dan memainkannya sampai
jemariku hampir mengerluarkan cairan warna merah kental. Ya beginilah resiko
jika lama sudah tak memainkan alat yang disukai oleh DPku ini. Saat ku mulai
merenungkan dan melihat sebuah senarnya, ku merasakan bahwa dia ada disisi dia
benar benar ada dan bahkan ku ingat sekali saat dia kemaren (1 bulan yang lalu)
memainkannya dan menyanyikan lagu yang aku sukai “Repvblik-Tlah Ku Berikan”
begitu alunan dan petikan gitarnya membuat suara yang agak serak begitu pas
dengan lagu itu.
Sayaang banget aku dengannya. Saat
jauhpun, hanya gitar inilah yang menemaniku saat malam sepi penuh dengan tanda
tanya dan gelap pun menjadi terasa dingin menerpa tulang tulangku. Begitu hebat
Dpku ini, meskipun kita jarang ketemu jarang komunikasian karena dia kerja,
tetapi dia mampu membuatku merasa gila, merasa dia benar benar ada disini dan
membuatku terhipnotis jika sudah melihat fotonya. Hehehe.... saat ku bertanya
seperti ini ia hanya punyai jawaban yang simple buatku kagum “ Peng, kamu itu
lo jahat banget :( padahal kita jarang ketemuan, sering bikin kesel, nangis. Tapi kenapa
peng seperti ada di depan weweh sekarang. Tau nggak weweh kangeen banget sama
Puppyku :*. pengen nyubit idungnya yang manyun itu. Dan
mulai menjawab “ hehehe karena kita sudah satu weh,ragaku akan selalu disisimu.
Ku akan menegurmu jika kamu salah. Dan ku akan selalu tersenyum didepanmu jika
kamu berhasil melakukan apa yang kamu ingin. walaupun hanya dalam bayangan
sekaligus. Tapi ku yakin disini ku berdoa dan tersenyum untukmu.I LOVE YOU SAYANG :*.
Yah begitulah kata kata yang terucap dari
mulut crewetnya hehehe... pokok sayang banget, dia yang selalu bikin semangat,
selalu mengajariku bangkit dalam kegagalan , keterpurukan dan mengatasi masalah
yang ada. Dia hanya tidak mau ku menjadi orang yang gagal. Kini dia aku angkat
menjadi guru motivatorku, temanku dan Kekasihku pastinya. Hehehe... loh kenapa
jadi curhat gue nya. Aku lanjut, saat terlintas di benakku. Ingin sekali ku
menyanyikan lagu ini di hadapannya “Avril Lavigne- when you are gone” kita
selalu bersaing jika sudah bertemu dan
memegang gitar satu sama lain. Pada
akhirnya aku yang kandas. Aku bener bener buruk sekali saat melakukannya
(memainkan gitar). Begitu ku melihatnya bernyanyi seakan hati ini tak ingin ia
pergi dari hadapanku. Ingin sekali ku memegan erat tangannya. Karena jika sudah
bertemu seperti ini. Waktu akan cepat berlalu. Dan Banyak sekali kenangan saat
aku bersamanya jika sudah bertemu. mengajariku bermain gitar, olok olok’an,
becandaan, gelitik gelitik’an. Banyak deh pokoknya.. dan kini ku mulai merasa
sepi terus yang menemaniku. Gelap, sepi adalah teman akrabku sekarang,,,
Bintang malam
katakan padanya
Aku ingin
melukismu sinarmu dihatinya
Embun pagi
katakan padanya
Biar ku dekap
erat waktu dingin membelenggunya
Terluka engkau
menghalangi
Aku ingin bertemu
membelai wajahnya
Aku pasang hiasan
Angkasa yang
terindah hanya untuk dirinya
Lagu rindu ini ku
ciptakan
Hanya untuk Bintang
hatiku tercinta
Walau hanya nada
sederhana
Izinkan ku ungkap
segenap rasa tuk kerinduan....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar