Ini cerita
tentang mereka berdua siva dan anton. Mereka memulai hubungannya dari waktu SMA
semester 2 kelas 1 dan hampir mau
menginjak ke kelas 3 mereka udah putus karena si anton menghianati siva dengan
kakak kelas sendiri bella anak xii ipa 2. Mereka dulu saling berteman. Mereka
berteman karena di kenalin sama tata”temen siva” dan akhirnya mereka ketemuan
siva dan anton pun pas katanya sih cocok dan tak lama kemudian mereka saling
ngungkapin perasaannya masing” waktu di taman kota. Lalu mereka pun akhirnya
jadian selama 1 setengah tahun lamanya. Mereka saling mengisi dan selalu
mengerti satu sama lain. Bahkan siva mengerti banget kalo anton itu banyak
kegiatan di sekolah eskul.osis bahkan belum di rumah masih nongkrong sama temen”nya. Siva sempet ragu dengan dirinya mulai saat ini.
Bahkan komunikasi jarang ada. Jarang ketemu juga di sekolahan. Anton udah ga
pernah luangin waktu buat siva lagi. Siva hanya bisa bercerita tentang
hubungannya dengan tata sahabat yang selalu menemani siva setiap ada kebahagiaan
dan kesedihan. Tata pun mengerti dan
selalu ngasih ketenangan buat siva untuk tidak memikirkan hubungannya
terus-terusan, tata hanya mau siva itu bangkit lagi kaya dulu menjadi orang
yang selalu menerangi setiap jalan kehidupannya seperti bintang di langit.
Mungkin sekarang siva lagi mendung tuh kelihatan wajahnya murung sekali. Tetapi
tata pengen siva itu muncul lagi semangatnya. Tata pun bertanya “ va, udah dong
jangan mikir trus-trusan kaya gini entar stress loh kamu “ biarin ta “ jawab siva
dengan santainya” hmm ya udah sini aku peluk” kata tata, lalu siva akhirnya
memeluk tata dan siva berkata “ makasih ta udah bisa nenangin aku “ hehehe iya,
tapi jangan nangis gitu dong , cantiknya ilang nanti “ jawab tata dengan
candannya “.
Dan keesokan
harinya siva ingin bertemu dengan anton, tetapi anton masih main basket. Tak
lama kemudian anton pergi meninggalkan lapangan basket, “ anton itu sebenernya
lihat aku ato engga, knpa dia malah pergi saat aku disini “dalam hatinya “.
Dan setelah
istirahat pun siva pengennya nemuin anton di kelasnya tetapi anton malah ga
ada, dari situlah siva mulai sadar bahwa anton itu sepertinya udah bosen sama
siva, tetapi siva tetep ngotot kalo anton itu orangnya tidak seperti itu.
Siva di kelas
hanya terlihat murung doang, pas waktu tata nanyain, siva pun kaget “ va “ eehh
iya “ jawab siva dengan kaget” kamu knpa? Sedih lagi ya ? “jawab tata” hmm
engga kok ta . lagi ga mood aja aku “ kata siva dengan raut wajah yang murung”
va, maafin aku ya, ini semua salah aku. Udah ngebuat kamu kaaya gini, coba kalo
kemaren kamu ngga aku kenalin sama anton, mungkin kamu ga kaya gini va, maafin
aku ya va, aku bersedia kok di hukum sama kamu “jawab tata dengan menangis”
ta,udah dong jangan nyalahin diri sendiri ga baaik, ini juga semua salah aku ta
, terlalu sayang sm dia, aku itu katanya seperti anak kecil yang selalu pengen
di manjain. Di ngertiin bahkan dunia seolah-olah milik aku ta. Seharusnya aku
yang minta maaf sama kamu. Aku udah banyak banget ngerepotin kamu ta ,maaf ya
ta “ memeluk tata dengan menanngis”
Dan setelah
mereka pulang sekolah siva dan tata ingin jalan-jalan dulu di taman kota,siva
pengen lihat apakah tempat yang di tempati anton sama siva saat jadian kemaren
lalu itu masih seindah dulu ato tidak, siva melihat dengan luasnya taman kota
itu dengan menghembuskan nafas yang panjang lalu siva melihat dari araah deket
pohon yang ingin di tempatin siva dengan tata, siva pun melihat dengan sangat
jelas bahwa itu anton. Dan siva hanya diam dan setelah itu meneteskan airmata.
Tata melihat siva dengan bingung” knapa va, kok nangis “ tanya tata dengan
gugup,” siva hanya diam dan meneteskann air mata. Siva ga kepengen tata tau
bahwa yang duduk di bangku itu adalah anton sama kak bella L
lalu tata mengajak siva untuk duduk di bangku yang ingin siva tempati tadi,
tetapi siva mencegahnya “ jangan ta” memegang tangan tata” knpa “ jawab taata “
siva hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Dan dengan tak bosa basi tata lalu
melihat tempat itu dan tanpa berfikir panjang tata menyebut nama anton “ oh
gini ya va cara kamu nyegah aku untuk tidak melihat semua ini. Siva hanya
menangis. Lalu tata berlari menuju tempat bangku itu yang di duduki anton
dengan cewe lain. Tata pun langsung membentak anton dari belakang “ oh jadi
gini, lalu anton menoleh kebelakang dan kemudian dia terkejut. Lalu cewe yang
tadi bersama anton pun tanya pada anton “siapa cewe ini beb” tanya cewe tadi. “
halah apa’an beb beb” bentak tata. Lalu anton melerai mereka dan saat itu siva
hanya menangis melihat anton yang jahat banget udah ngianaatin siva kaya gitu
sama kakak kelas sendiri namanya bella. “ loe mau taroh mana ssiva !!, ini
siapa pake bab beb segala. Dan elo cewe apa’an loe ngerebut pacar orang tau,
“bentak tata” oh elo cewenya anton ya ? kampungan banget “ kata cewe itu sambil
tersenyum sinis” eh jaga ya mulut loe, bukan gue cewenya tapi dya” menunjuk
arah deket pepohonan,” oh jadi itu, hmm kasihan “ jawab cewe itu sambil
tertawa, “ dasar cewe murahan ga punya otak, dan elo ton. Asal loe tau ya,
hampir tadi malem siva mau mati, dan tiba” siva datang dengan menangis karena
ga sanggup melihat anton bersama cewe lain, “ ayo ta, kita pulang aja “ tata
hanya diam, sambil memandang anton sinis, dan anton pun hanya diam tak satu kata
pun yang keluar dari mulutnya. Mungkin anton ragu untuk ninggalin bella “
senior anton “ dan juga ragu untuk mutusin siva, dan akhirnya siva ngotot terus
untuk ngajak tata untuk pulang, akhirnya pun tata mau tetapi tata bilang ke
anton “ eh jangan pernah cari siva lagi. Cwo bajingan , awas loe sampe nyakitin
siva lagi, loe akan berlawanan ama gue , inget itu !! kata tata dengan penuh
kemarahan.
Setelah sampai
rumah, siva hanya menangis memikirkan kejadian tadi, dan tiba” siva memeluk
tata dan berkata “ kenapa ta? Kenapa anton jahat ama gue, kenapa ? (menangis).
Tata diam sebentar lalu membalas perkataan dari siva tadi “ mungkin dia udah ga
sayang lagi sama kamu va, udah dong ngapain di tangisi. “tapi aku yakin dia
sayang kok sama aku ta “ jawab siva dengan menangis “ kalo emang dia sayang
sama lo, dia ga akan tinggalin loe va, bahkan dia ga pernah kan respon loe saat
loe lagi sms ato nelfon dia, dia itu udah nunjukkin kalo dia udah bosen va sama
loe” melepas pelukkannya lalu duduk di kursi depan komputer “ ngga gini loe ta,
mungkin sekarang dia lagi bosen sama aku, tapi ntar kalo dia udah sayang sama
aku dia balik lagi kok “ jawab siva
dengan raut wajah yang takut. “ loe yakin “ jawab tata “. Sivaa hanya
menganggukkan kepalanya. “oke” jawab tata.
Dan setelah itu
siva menelfon anton, tetapi tak ada respon sama sekali. Kemudian setelah itu
siva mengirim sms bahwa besok siva ingin bertemu dengannya di taman kota. Dan
itu pun juga tak ada respon dari anton. Setelah itu siva teringat saat dia dulu
bersama anton, sering jalan bareng bahkan foto dia bersama anton pun masih
tersimpan dan selalu siva lihat sebelum tidur. Hingga air mata siva pun
terjatuh. “dalam hati siva “ kenapa aku tak kuat seperti dulu Tuhan, aku hanya
ingin bahagia dengan orang yang aku sayang, tetapi kenapa dia tak merasakan
itu, apa aku yang terlalu sayang dan dia tidak L,udah
dong siva ayo move on move on, buktikan ke dia kamu itu bisa bangkit lagi tanpa
dia, lalu mencium foto dia bersama anton, dan berkata “ aku sayang banget ton
sama kamu “ lalu tak lama kemudian siva sampai tertidur dengan memegangi foto
berdua dengan anton.
Keesokan
harinya. Siva membuka handphonenya bahwa ada balasan sms dari anton “iya” dan
intinya anton nanti setelah pulang mau ketemuan sama siva.
Dan siva pun akhirnya
berangat ke sekolah. Tiba di sekolah dan langsung duduk di bangku bersama tata.
Dan siva mulai berbicara “ta ?” iya “ jawab tata dengan cuek “ kamu mau kan
antar aku nanti ketemu sama anton di taman kota” tanya siva dengan raut wajah
takut” ngapain, mending ga usah aneh” dech va elo” jawab tata.” Ngga kok ta.
Cuman aku pengen minta kita itu putus “ jawab siva “ loh yakin “ jawab tata
dengan kaget “ iyaa ta aku yakin “ jawab siva dengan tegas dan bernafas
panjang” hmm oke lah kalo itu keputusan elo, tapi elo harus janji sm gue, kalo
elo ga bakalan lagi nangisin cwo tengil itu oke “ jawab tata dengan candanya “
hehehe iyaaaaaa ta J “ jawab siva dengan tersenyum”
lalu mereka berdua berpelukan. Dan beberapa menit kemudian mereka
mengemas-ngemas buku. lalu mereka menuju tempat yang sudah di maksud tadi “
taman kota “
Siva dan tata
langsung menuju tempat itu dan tak di sangka anton pun sudah berada di bangku
itu. “ va aku tunggu di sini ya ?” tanya tata. Dan siva pun hanya menganggukkan
kepalanya. Kemudian siva tepat di hadapan anton. Anton pun melihat siva dengan
kasihan...
Anton “ kata
siva
Iya siva “ jawab
anton
Kamu tau ngga
aku kesini mau ngapain “kata siva. Anton hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
Lalu anton pun memegang tangan siva. Tetapi siva mengibasnya. Tak di sangka
siva pun sudah berlalu dengan anton. Anton pun merasa tak mampu melihat siva
akan menangis. Dan tiba-tiba siva meneteskan air mata. Anton pun semakin
gugup..
Knpa kamu
menangis “ tanya anton
Kamu tau ngga
aku udah berusaha mati-matian buat perbaikki hubungan kita, tetapi kamu ininya
(janji) terlepas. Dan kamu malah pergi
ninggalin aku. Bahkan kamu diem-diem udah jadian sama kak bella, dan aku minta
kita PUTUS. Aku udah ga sanggup lagi. Tapi jika kamu berubah suatu saat nanti.
Aku masih setia kok nunggu kamu. Kamu tau ngga sakit banget ton hati aku.
Sakit, “kata siva sambil menangis.
Tata melihat
siva dari kejauhan merasa kasihan dengan siva yang hampir dari tadi nangis. L
Udah dong va,
jangan nangis “ kata anton sambil mengusap air mata siva
Omongan kamu
itu, kaya nasi yang di inepin 2 hari... basiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii “ kata siva.
Lalu berlari menuju tata dan akhirnya siva pun memeluk tata dan berkata “ anton
jahat ta “ menangiis,.
Iya” aku tau va,
udaaahhh ayo kita pulang ya “ kata tata
Dan sampai di
rumah. Siva pun masih menangis karena kejadian tadi, siva bingung kenapa dia
harus mutusin anton, padahal siva sayang banget sama dia, mungkin siva hanya
mengambil hikmahnya saja saat pisah sama anton. Dan siva akan bangkit lagi
mulai sekarang.
Keesokan harinya
saat di sekolahan. Siva dengan tata makan di kantin. Lalu disitu pun adaanton
dengan bella suap-suapan, tetapi semua itu tak membuat hati siva cemburu ato
gimana, siva hanya memberi senyuman ke mereka J
dan tata pun bertanya “ gapapa kan ? “ hehehehe engga kok yang lalu biarlah
berlalu aja” jawabnya dengan hati yang tegar. Tata pun tak menyangka secepat
itu siva melupakan anton dan bisa ceria kembali seperti siva yang dulu murah
senyum dan semangat lagi. “ terima kasih ya allah engkau sudah mengembalikan
ssenyum manis di mulut siva lagi “ kata tata dalam hati dengan melihat siva
yang makan lahap sekali J.
Lalu setelah
selesai makan akhirnya mereka berdua kembali ke kelas ada ulangan mendadak dari
pak jono, siva dan tata pun belajar dengan giat, agar nilainya nanti memuaskan.
Secara sekarang mereka sudah naik ke kelas tiga. Mungkin beberapa hari yang
akan datang akan ujian nasional tinggal beberapa bulan. Siva pun hanya fokus
dengan belajarnya sekarang dia tak ingin memikirkan cwo cwo lagi, sebelum semua
kelar J
.
Waktupun sudah
menunjukkan 10:05 dan segera soal dan lembar jawaban di kumpulkan. Dan beberapa
menit kemudian hasil siswa siswi di koreksi oleh pak jono dan dengan
terkejutnya siva pun memperoleh hasil yang sangat memuaskan, nilai siva
tertinggi di kelas itu. Lalu pak jono mengucapkan ke siva “ selamat ya nak “
dengan tersenyum siva pun menerima selembar kertas jawaban tadi. Lalu duduk
kembali “ ta “ tersenyum gembira ke tata” dan tata pun mengucapkan selamat ke
siva dan mereka saling berpelukkan. “ terima kasih ya allah engkau telah
menerangi kehidupanku kembali “ kata siva dalam hati.
Dan setelah
beberapa bulan anton dan bella putus karena bella udah punya cowo lain. Dan
sepertinya anton menyesal setelah ngianatin siva. Kemudian anton ingin kembali
ke siva. Tetapi butuh beberapa waktu buat anton untuk kembali dengan siva lagi.
Mungkin anton akan menembak siva lagi saat perpisahan sekolah nanti.
Dan sudah
beberapa hari ini siva kerjaannya nulis nulis dan nulis. Mungkin tata juga udah
jarang lagi buat maen kerumah siva. Tetapi tak di sangka tata pun menepuk bahu
siva dari belakang dan mengagetkannya “ doooorrr “ kata tata .
Hmm tata “ jawab
siva dengan kaget
Hehehhe nulis apa niee.. kayanya penting banget, liat
donggg “ kata tata dengan menyenggol bahu siva
Hmm apaan sih ta
? ini cuman iseng” doang kok “ jawab siva
Hehehhe iya”
udah makan belum ? “ tanya tata
Udah kok ta,
kamu sendiri ?” kata siva
Aku ya udah kok J
“ jawab tata sambil tersenyum.
Lalu mereka
membahas tentang pensi nanti dan membahas ingin ngelanjutin kuliah dimana.
Mungkin mereka sama-sama akan kuliah bareng. Itulah mereka kemana-mana selalu
bersama.
Setelah beberapa
minggu kemudian ujian pun sudah mendekati. Sebelum itu anton mengirim sms ke
siva untuk ngajakin makan bareng. Lalu siva pun mau...
Waktu yang di
tunggu-tunggu pun sudah datang. Siva dan anton sudah di tempat nasi goreng
kesukaan mereka berdua pas mereka masih jadian.
Udah lama ya ton
kita ngga kesini “ kata siva
Hehemm iyaa va “
jawab anton dengan tersenyum melihat siva
Situ kan lagi
sibuk sama yang baru “ kata siva dengan menyenggol bahu anton. Kemudian anton
pun tiba-tiba diem. “ knpa salah ya “ tanya siva.
Hehehe ngga
salah kok, “ jawab anton. Siva pun hanya mengangguk-angguk kepalanya sambil
meminum teh botol.
Tapi aku udah
putus sama dia “ kata anton dengan murung
Dengan kagetnya
siva pun menjawab “ loh kok cepet banget “
Dia udah punya
cowo lain “ kata anton.
Ohhh,,, “ jawab
siva sambil meminum teh botol lagi. Dan beberapa menit kemudian anton berkata “
aku pengen balikan sama kamu lagi va ? “ memegang tangan siva.
Siva diam
sebentar lalu menjawab “ kamu masih ingat ga ? kamu pernah bilang kalo aku
kayaa anak kecil. Tapi yang malah kaya anak kecil itu kamu deh ton. ? meletakan tangan anton ke kursi.
Iya va aku salah
“ jawab anton
Jelaslah kamu
salah, kamu duaain aku ton “ kata siva
Iya tapi aku mau
kita coba lagi “ jawab anton dengan tegas.
Hmm, nunggu
waktu yang tepat buat jawab itu semua ton. “ kata siva dengan santai
Anton hanya
terdiam. Lalu siva berkata “ dan kayanya aku harus pulang deh ton.
Aku anter ya “
kata anton
Hanya tersenyum
dan berkata “ ga usah aku bisa pulang sendiri kok. “ J
Dan tak lama
kemudian anton merasa salah banget sama siva. Mungkin anton berfikir apakah
akan kembali lagi ke siva ato tidak,
Dan keesokan
harinya setelah pengumuman anton dan siva ngga sengaja ketemu di kantin
sekolahan. Waktu itu siva sendirian tata lagi di kantor ngumpulin tugas, dan
kemudian anton pun menghampiri siva dan bertanya “ va ,, boleh kan aku duduk
disini” dengan membawa makanan stick dan segelas teh hangat. “ iya boleh kok
duduk aja “ jawab siva., dan tiba-tiba tata datang anton melihat pun segera
berpindah tempat. Siva melihat anton dengan kebingungan. Setelah tata duduk dan
lalu melihat anton yang ga jelas itu tata mulai bertanya ke siva “ tadi dia
habis ngapain kamu, “ engga ngapa-ngapain kok ta “ jawab siva. “ bener ? “
tanya tata. “ iya kok ta “ jawab siva. “ tapi knpa dia kok lari-lari ga jelas
gitu “ tanya tata. “ dia katanya takut sama kamu ta ? “ jawab siva sambil
tersenyum. Anton yang dari kejauhan melihat mereka berdua semakin penasaran.
Dan kemudian anton di panggil sama tata untuk bergabung dengan mereka. Dan
anton pun duduk di sebelah siva. Semua anak-anak yang di situ memandangi siva
dan anton dan berkata “ kalian balikan ya” siva dan anton hanya tersipu malu
dan bingung harus jawab apa ?” tata yang tadi hanya melihat siva dan anton
hanya tersenyum saja J. Dan mereka mulai berbicara
tentang ujian nasional tinggal beberapa
minggu lagi. “ eh ntar les kan ?” siva dan anton menjawab dengan bersamaan” iya
“ lalu tata pun mengejek “ cie cie cie , masih barengan aja nie ye kalo jawab
:D “ tata mentertawakan mereka yang sedang asik malu-maluan :D.
Kemudian saat
mau pulang siva dan tata asik mengobrol di depan gerbang sambil minum es puding
kesukaan mereka berdua sejak kelas 1 sma dan sampai sekarang kata mereka
rasanya tetap nikmat :D dan lalu dari arah gerbang mau keluar “ va ? aku antar
pulang.” Sapa anton. Siva pun dengan kaget menjawab “ hee, tapi tata” . “ udah
lah . ta elo ga papa kan gua tinggal dulu sama siva “ tanya anton . “ oke, tapi
loe jangan macem-macem sama siva. “ jawab tata dengan candanya . “ hehehe siap
bos” jawab anton dengan tertawa. Lalu siva akhirnya mau di anterin anton
pulang, tetapi sebelum pulang anton pengen ke taman kota nginget masa-masa dulu
bersama siva.
Dan setelah
sampai di taman kota. Siva pun terkejut kenapa anton mengajak dia kesini. Yang
ada siva hanya menangis. Lalu anton kwatir dengan siva yang tiba-tiba menangis
. kemudian siva mengajak pulang.
Setelah sampai
rumah siva hanya berlari lalu menutup pintu rumah dengan keras. Kemudian ibunya
pun mendengar tetapi ibunya hanya berlalu, “ hmm anak itu “ sambil
menggeleng-gelengkan kepalanya. Dan dalam hati siva bergumam.” Kenapa tadi
anton ngajakin aku di situ, padahal aku udah lupain semuanya. “ dengan menangis
melihat foto anton,
Setelah beberapa
minggu kemudian ujian pun sudah di depan mata. Siva pun hanya bener- bener
fokus ujian semua yang kemaren ia fikirkan sudah berlalu lagi. Siva dan tata
menghadapi ujian dengan senyuman yang menerangi jalan hatinya masing-masing.
Siva dan tata berkata bersama “ semoga kita sukses” dari kejauhan seseorang
laki-laki menjawab “ amin “ siva dan tata hanya berlalu.
Setelah ujian
selesai selama satu minggu. Kemudian hasil pengumuman akan di tempel di mading
sekolah. Dan nilai tertinggi di dapatkan oleh siva. Dan siva pun mendapatkan
penghargaan dari kepala sekolah yaitu biaya masuk universitas internasional
yang berada di jakarta. Siva pun merasakan bahwa allah itu sangat adil dan
selalu mengabulkan doa-doanya. Dan lalu mereka mengucapkan ucapan selamat ke
siva. Setelah itu datang seorang laki-laki sendiri dari belakang. Lalu menepuk
bahu siva. Dan mengajak siva untuk ke taman sekolah. Kemudian mereka duduk dan
anton pun segera berbicara untuk mengatakan secara langsung karena anton tak
sanggup lagi menahan rasa yang selama ini untuk di ungkapin ke siva. Perlahan
–laahan anton mulai berbicara “ siva selamat ya udah masuk di universitas
internasional di jakarta. Sebelumnya aku iri loe sama kamu “ kata anton dengan
candannya J . “ hehehe makasih ya , oh ya ada
apa kok ngajakin aku ke sini ? “ tanya siva dengan wajah polos . “ ee ee ee ,
maafin aku soal kemaren ya yang di taman kota. “ kata anton dengan agak takut.
“ oh jadi cuman itu doang yang kamu tanyain ke aku “ jawab siva agak marah, “ e
ee ee nggaa va, ada lagi yang pengen aku bicaraain sama kamu. “ kata anton
semakin gugup. “ iya ngomong aja “ jawab siva dengan raut wajah jutek. “ sebenernya aku masih sayang sama kamu. Aku
pengen kita balikan. Dan memulai kisah yang baru. “ kata anton dengan memegang
tangan siva. Siva hanya diam.
“ Aku tau aku
kemaren salah udah bodoh aku ninggalin kamu gitu aja tanpa alasan. Tapi aku
janji mulai sekarang aku akan selalu di samping kamu dan selalu jagain kamu.
Aku akan selalu ada untuk kamu va, aku takut kehilangan kamu sekarang. Aku
pengen kamu selamanya jadi milikku. aku sayang banget sama kamu. Aku mohon beri
aku kesempatan untuk jadi yang sempurna buat kamu.“
Dan tiba-tiba
ssiva meneteskan air mata lalu dengan cepatnya siva memeluk anton dan berkata”
aku juga sebenernya masih sayang sama kamu tapi aku takut kamu itu bohong sama
aku.
“ tetapi
sekarang aku di terima kan ? “ jawab anton
“ h.mm” sambil
menganggukkan kepalanya. Kemudian anton melepas pelukkannya dan mencium kening
siva. Siva pun tersenyum.
“ makasih siva “
kata anton.
“ sama sama
anton “ jawab siva dengan tersenyum.
Dan mereka
akhirnya hidup bersama menjalani hari-hari dengan penuh kebahagiaan dan
kepedihan. Dan selama mereka tetap bersama dan bersatu. walaupun cinta mereka
terkoyak ato terpancing oleh badai jika mereka berdua percaya dengan kekuatan
cinta mereka. Cinta sejati tak akan salah memilih pasangannya . J
TAMAT...
Maaf
kawan ………………………………………………
Kritikkan
ya……………………………………………….
Jangan
lupa komentar……………………………………..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar