Rabu, 25 Januari 2017

Tokyo~


 
Di sudut kota tua yang mencengkam
Ku dapati warna memancar yang menembus kabut
Ribuan cahaya beralunan seirama
Yang setia menghias malam saat hari mulai tenggelam

                                    Di sudut kota tua yang menakutkan
Ku simpan rindu untuk seorang hamba
Yang jauh dari rimbanya
Hingga hati ini buta untuk memandangnya

Di sudut kota tua yang penuh sakura
Terdengar suara riuh yang mendesah
Seperti ingin melihat aksi sakralku
Tokyo, kota dimana aku menjalani piknikku ke bulan

                                   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar